Kepala Pengasuh Pesantren Al-Hamidiyah Menginspirasi Dunia

Jumat, 09 Oktober 2026 Oleh MUhammad Yasir | 87 views

Img

DEPOK (Al-Hamidiyah). Kepala Pengasuh Pesantren Al-Hamidiyah Depok, Prof. Dr. K.H. Oman Fathurahman M.Hum hadir menginspirasi para akademisi dunia saat menjadi narasumber dalam Seminar Internasional bertema: “Syekh Yusuf al-Makassari: Collective Memories of Knowledge, Freedom, and Humanity Across the Indian Ocean”. Acara ini berlangsung pada 09 Oktober 2026 di Indonesia House Amsterdam, Belanda.

Seminar ini diselenggarakan Kementerian Kebudayaan RI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Den Haag dalam rangka memperingati 400 tahun Syekh Yusuf al-Makassari (1626-2026). Selain Prof. Oman Fathurahman, hadir juga Prof. (Hon) Dr. Fadli Zon, Menteri Kebudayaan RI, Yang Mulia L. Amrih Jinangkung, Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, serta para narasumber: Dr. Mukhlis Paeni (Indonesia), Prof. Dr. Martin van Bruinessen (Belanda), dan Prof. Dr. Muhammad Haron (Afrika Selatan). 




Dalam diskusi yang dipandu oleh Dr. Suryadi, dosen di Universitas Leiden, Prof. Oman Fathurahman membeberkan hasil penelusurannya bahwa Syekh Yusuf al-Makassari  (w. 1699) adalah contoh ideal putra Indonesia/Nusantara asal Gowa, Sulawesi Selatan, yang menginspirasi dunia. Sejak muda, ia membekali dirinya dengan ilmu (‘ilm), kebijaksanaan (wisdom), serta keberanian memperjuangkan kemerdekaan (freedom), demi menegakkan nilai-nilai luhur kemanusiaan (humanity).

“Bagi santri di Pesantren, Syekh Yusuf al-Makassari ini sangat layak diteladani. Ia mengembara mencari ilmu, jauh dari kampung halaman, berpuluh tahun sehingga memperoleh kemuliaan. Berkat bekal ilmu yang dimiliki, kemuliaan Syekh melampaui batas-batas negeri. Ia bahkan menginspirasi Nelson Mandela (1918-2013), pejuang anti apartheid, dan Presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan,” ungkap Prof. Oman. 

Syekh Yusuf al-Makassari belajar ilmu lebih dari 20 tahun, mengembara dari Gowa ke Banten, Aceh, India, Yaman, Syria, hingga Makkah dan Madinah. Ia rajin menyalin karya para ulama ketika “nyantri” di Zabid, Damaskus, Aleppo, dan Madinah. Syekh Yusuf diasingkan pemerintah Kolonial Hindia Belanda ke Ceylon, Sri Lanka, lalu ke Cape Town, Afrika Selatan hingga akhir hayatnya.

Setelah ratusan tahun, ilmu-ilmu keislaman yang diwariskan oleh Syekh Yusuf al-Makassari kini masih tetap bisa digali dan dipelajari melalui manuskrip-manuskrip tulisan tangan. Meski tidak secara khusus karya Syekh Yusuf, di Pesantren Al-Hamidiyah, santri sudah mulai diperkenalkan dan diajari membaca kitab-kitab klasik tersebut, dipadukan dengan pelajaran ilmu sains dan ilmu umum lainnya.

“Santri dibekali perangkat ilmu dan keterampilan membaca teks Arab gundul, membaca kitab tanpa harakat, termasuk diperkenalkan dengan manuskrip turats karya ulama besar Nusantara. Kelak, mereka kita harapkan bisa menginspirasi dunia, menguasai sains dan ilmu modern, tanpa kehilangan jati dirinya sebagai pewaris ilmu para ulama”, harap Prof. Oman.

Syekh Yusuf al-Makassari adalah figur inspiratif pada zamannya. Ia memegang otoritas spiritual yang sangat tinggi dengan mentransmisikan tak kurang dari 38 sanad keilmuan. Kedalaman pengetahuan dan spiritualitasnya membuat ulama Hadramaut pun berguru langsung kepadanya — sebuah peristiwa langka di mana Sayyid berguru kepada ulama Nusantara (Jawi).

Di antara pelajaran penting dari Syekh Yusuf al-Makassari adalah bahwa tasawuf itu berarti berakhlak mulia (akhlaqul karimah). Dan, untuk bisa berakhlak mulia, seseorang harus mengawalinya dengan berilmu (‘ilm), lalu diikuti dengan pengabdian nyata (‘amal), sehingga nantinya berbuah kemuliaan (mauhibah): awwalut tasawwuf ‘ilmun, wa awsathuhu ‘amalun, wa akhiruhu mawhibatun. 

“Kearifan ilmu dan amal seperti Syekh Yusuf ini juga sering saya tanamkan kepada para santri di Pesantren Al-Hamidiyah, agar mereka memiliki kesadaran untuk giat belajar,“ jelas Prof. Oman yang juga pengampu Ngariksa (Ngaji Manuskrip Kuno Nusantara) ini.

“Santri harus meneladani Syekh Yusuf al-Makassari, yang berakhlak mulia kepada sesama manusia, tanpa memandang perbedaan agama. Akhlak mulia juga berarti berbuat adil, memuliakan tamu (ikram al-dhaif) walau tamu itu non-Muslim, memberi kenyamanan bagi orang lain (ishal al-rahah ila al-nas), serta membahagiakan hati sesama saudara (idkhal al-surur fi qulub al-ikhwan)” pungkas Prof Oman.


HUMAS YAYASAN AL HAMIDIYAH

Postingan Terpopuler

#2
Pengajian Pasaran Al-Adab fid Din (1): Pentingnya Adab bagi Pencari Ilmu

Minggu, 24 Maret 2024 Oleh Kajis | 5,481 views

#5
Pimpinan Pesantren Baitul Hikmah Haurkuning Kunjungi Pesantren Al-Hamidiyah

Minggu, 01 Oktober 2023 Oleh Kajis | 4,891 views

Archive

1
Kepala Pengasuh Pesantren Al-Hamidiyah Menginspirasi Dunia

Jumat, 09 Oktober 2026 Oleh MUhammad Yasir | 87 views

1
Pesantren Al-Hamidiyah Menyambut Kedatangan Syekh Utusan Al-Azhar Mesir

Jumat, 12 September 2025 Oleh MUhammad Yasir | 1,130 views

1
Pesantren Al-Hamidiyah Jadi Tuan Rumah LKD Fatayat NU Kota Depok

Sabtu, 21 September 2024 Oleh MUhammad Yasir | 1,668 views

2
3
Rombongan Pesantren Al-Hamidiyah Hadiri Haul ke-53 KH. Ma’shoem Achmad di Lasem

Rabu, 11 September 2024 Oleh MUhammad Yasir | 2,222 views

1
Tayangan Perdana AHA Podcast: Ungkap Filosofi Seni dalam Islam

Kamis, 29 Agustus 2024 Oleh MUhammad Yasir | 2,087 views

2
Perkuat Literasi, Perpustakaan Pesantren Al-Hamidiyah Menambah Koleksi Buku

Kamis, 22 Agustus 2024 Oleh MUhammad Yasir | 2,723 views

3
Ramaikan Islamic Book Fair 2024, Santri Pesantren Al-Hamidiyah Ikuti Talk Show MHM

Sabtu, 17 Agustus 2024 Oleh MUhammad Yasir | 2,087 views

1
enrollment

Selasa, 30 Januari 2024 Oleh Administrator CMS | 2,064 views

2
4
Pengajian Khataman Ayyuhal Walad (13) Nasihat bagi Para Penceramah

Kamis, 13 April 2023 Oleh Kajis | 2,566 views

13
Pengajian Khataman Ayyuhal Walad (5): Tujuan Hidupkan Syariat Nabi

Selasa, 04 April 2023 Oleh Kajis | 2,330 views

14
Pengajian Khataman Ayyuhal Walad (4): Amalkan Ilmu sebagai Bekal Akhirat

Senin, 03 April 2023 Oleh Kajis | 2,879 views

1
10 Santri Al-Hamidiyah Lolos SNMPTN 2022 dan Sipenmaru PMDP

Kamis, 31 Maret 2022 Oleh Kajis | 3,312 views

2
Al-Hamidiyah Hadirkan Tokoh Inspiratif Santri

Selasa, 29 Maret 2022 Oleh Kajis | 2,854 views

3
Santri Al-Hamidiyah Belajar Siaga Bencana Bersama Damkar Depok

Selasa, 29 Maret 2022 Oleh Kajis | 2,605 views

4
PBSB 2022 Kemenag: Beasiswa Santri Dibuka!

Kamis, 24 Maret 2022 Oleh Kajis | 4,274 views

5
Pelatihan Kedisiplinan Santri Al-Hamidiyah

Rabu, 23 Maret 2022 Oleh Irma Rahmawati | 3,188 views

1
Dewan Guru Pengampu Al-Qur'an Pesantren Al-Hamidiyah Mengikuti Diklat Metode Bil Qolam

Jumat, 11 Februari 2022 Oleh Irma Rahmawati | 3,345 views

2
Haul Ke-27 KH. Achmad Sjaichu Mengusung Tema: Menjaga Sanad Ilmu, Merawat Ajaran Guru

Jumat, 11 Februari 2022 Oleh Irma Rahmawati | 4,332 views

1
Khutbah Jumat Masjid Jami Al-Hamidiyah Depok

Kamis, 23 Desember 2021 Oleh Irma Rahmawati | 3,705 views

1
Pesantren Al-Hamidiyah Juara Pesantren Ramah Anak

Kamis, 02 September 2021 Oleh Kajis | 2,956 views